Sabtu, 24 Januari 2015

Pernahkah Terngiang Di Pikiranmu ?

                   Hai Guys ! Baru pertama kali nge - blog nih , kenalan dulu yuk ! My name ( e ciee .. pake bahasa inggris , gaya banget :) ) , serius dong ! namaku Dennia Oktavia Zahidah Hulwah , cukup dipanggil Dennia aja . 'Aja' loh ya , nggak usah dikurangin and nggak usah ditambah . Inget , huruf 'N' - nya dua loh ya .. Sekarang ini aku masih duduk di kelas 9 SMP , yakni SMPN 1 Singosari ( Udah kelas 9 padahal , masih sempet nge blog , nggak papa lah .. buat nyenengin 'fans science' - ku hehe ) langsung aja deh .. kita bahas 'sesuatu' yang mungkin 90% dari kalian tidak 'mampu' ( mungkin loh ya ? ) menjawabnya.


                Tumbuhan. Itu kata yang sudah familiar terdengar bagi kita. Bagaimana tumbuhan bernapas ? yak benar ! tentunya lewat stomata dan lentisel. Tapi , pernahkah kamu berpikir pertanyaan ini ? Apakah tumbuhan punya otak? Jika tidak , apakah hormon pada tumbuhan yang menggantikan fungsi otak ? ( nah loo.. pada bingung kan ? )

            Jelas semua pada tau kan ? Tumbuhan memang tidak memiliki otak. Pada manusia , otak berfungsi sebagai pusat koordinasi tubuh, salah satunya mengatur kerja kelenjar kelenjar endokrin. Kelenjar kelenjar endokrin inilah yang mensekresikan hormon. Tentu saja , hormon tumbuhan ( fitohormon ) tidak dapat disamakan dengan otak , karena fitohormon lebih mirip dengan hormon manusia. Tapi fitohormon layaknya hormon utama , jadi tidak begitu salah juga kalau fitohormon itu 'semacam' pengganti otak pada tumbuhan. Fitohormon merupakan pesan kimiawi antar sel untuk mengatur seluruh daur hidup tumbuhan seperti perkecambahan , perakaran , pertumbuhan , dan pembuahan.


                  Secara umum dikenal lima jenis fitohormon yaitu auksin , sitokinin , giberelin , asam absisat dan etilen. Auksin berfungsi banyak pada akar tumbuhan , seperti merangsang pemanjangan sel , pembelahan sel dan pembentukan akar. Auksin juga membantu proses perkembangbiakan vegetatif. Sitokinin berfungsi merangsang pembelahan sel , pertumbuhan tunas , dan mengaktifkan gen tertentu. Giberelin berfungsi memanjangkan batang dan merangsang pembungaan. Sementara Asam Absisat adalah penghambat pertumbuhan. Dan yang terakhir , Etilen yang berfungsi merangsang pematangan buah , menyebabkan daun rontok dan menyebabkan penuaan 


               Nah , sekarang udah pada tau semua kan ? jadi kalo misalnya ditanyain bu guru , pada bisa ngejawab kan ? udahan dulu ya .. oh ya sebelumnya minta maaf , kalo ada buanyak banget Typo , maklum , baru pertama kali nge blog . Bye. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar